Renault Sedang Dikejar Waktu

Renault Sedang Dikejar WaktuRenault Sedang Dikejar Waktu – Renault mengatakan bahwa mereka sedang mengalami kemajuan dalam menangani masalah mesin yang akhirnya membawa timnya pada kehancuran saat melakukan tes pramusim, mereka juga masih mengakui bahwa perbaikan masih berjalan dibelakang jadwal yang ditetapkan.

Berbagai masalah hadir dalam tes pramusim yang dilangsungkan di Jerez bulan lalu, sementara rival mereka Mercedez dan Ferrari menjalani serangkaian tes pramusim dengan sukses.

Kepala Bagian Mesin Renault Remi Taffin mengatakan : “Masalah-masalah yang ada ternyata lebih buruk terlihat dari luar daripada saat kami melakukan pengecekan kondisi terbaru.”

“Sekarang kami sedang menjalani periode sulit tapi kami pasti akan melaluinya.”

Renault yang menjadi penyedia mesin bagi juara bertahan Red Bull, Lotus, Toro Rosso dan Caterham, telah mengalami masalah dalam tes pertama di Jerez dan sejak saat itu mereka bekerja keras untuk menemukan solusi bagi tim-tim yang mereka tangani menjelang tes kedua di Bahrain pekan depan.

“Kami masih dibelakang jadwal tapi kami akan menyelesaikannya saat tes dimulai lagi,” kata Taffin.

Pemenang dan pecundang dalam tes F1 pertama di Jerez.

Dia mengatakan berharap mesinnya akan bekerja dengan baik di mobil pada tes di Bahrain dan dengan hal tersebut maka tim sudah bisa bekerja memperbaiki mobil mereka.

Taffin mengatakan bahwa Renault akan siap tepat waktu pada perlombaan pertama musim ini di Melbourne 16 Maret, tapi dia menambahkan : “Pertanyaannya selalu sama bagi semua pabrikan mesin F1 : Dimanakah mesinnya siap untuk menunjukkan kinerja maksimal? Kami akan melihatnya sendiri.”

Masalah yang hadir di Jerez sangat banyak karena tak ada satupun dari tiga tim yang menggunakan mesin Renault yakni Red Bull, Toro Rosso, danCaterham yang sanggup untuk melakukan setting pada mobil dan evaluasi kinerja.

Renaulet sedang kesulitan untuk mendapatkan semua komponen yang sekarang digunakan pada mesin turbo hybrid yang mulai dipakai di F1 musim ini bekerja dengan baik secara bersama.

Mesin baru V6 turbo 1,6 liter yang juga terdapat teknologi pemulihan serta perpanjangan energi, dengan motor generator motor elektrik melalui dua gir AS dan turbo untuk memproduksi tenaga ekstra. Sistem ini yang terintegrasi dengan kantung batere untuk menyimpan energi perlu dikontrol oleh program komputer canggih.

Dan saat tes pramusim di Jerez, Renault mengalami masalah pada hardware dan software mesin baru mereka.

Taffin percaya diri Renault bisa menyelesaikan masalah hardware mesinnya, tapi dia masih membutuhkan waktu beberapa lama untuk menyelesaikan masalah di software pengontrol mesin.

Komponen mesin baru sudah diuji cobakan dengan Lotus dan Toro Rosso pekan lalu, tapi walaupun tes Lotus di Jerez tak mendatangkan masalah, mesin yang digunakan oleh Toro Rosso di Misano tak berhasil.

Taffin mengatakan masalah yang dialami Toro Rosso memang tak mengejutkan – kami mengetahui apa yang mereka miliki dalam mobil, dan kami berpikir bahwa kami akan menyelesaikannya, tapi ternyata tidak. Oleh karena itu kami bekerja lagi untuk menyelesaikan masalah tersebut.”