Pelatih Sevilla Bandingkan Gol Timnya Dengan Gol Pemain Barcelona

Pelatih Sevilla Bandingkan Gol Timnya Dengan Gol Pemain BarcelonaPelatih Sevilla Bandingkan Gol Timnya Dengan Gol Pemain Barcelona – Pelatih Sevilla itu membandingkan gol di menit-menit akhir yang dramatis ketika anak buahnya bertanding melawan Valencia itu sama seperti gol yang terkenal di Liga Champions dari pemain bintang Barcelona di Stamford Bridge pada tahun 2009 silam.

Unai Emery dibandingkan gol yang diraih oleh Sevilla dengan dramatis pada waktu tambahan yang berhasil membawa mereka ke final Liga Eropa di Valencia itu sama seperti gol yang dicetak oleh Andres Iniesta di Chelsea pada tahun 2009 lalu.

Gol pembuka yang dicetak oleh Sofiane Feghouli, gol bunuh diri yang dilakukan oleh Beto serta usaha yang dilakukan oleh Jeremy Mathieu sepertinya telah berhasil menempatkan los Che untuk sampai ke babak final, akan tetapi pemain lini tengah yang dipinjamkan dari QPR yaitu Stephane Mbia berhasil mencetak gol bagi tim tamu di menit ke 94 untuk membungkam Mestalla dan berhasil mengamankan satu tempat di babak final yang sangat mengejutkan bagi Sevilla.

Tim tamu telah kalah dalam sebagian besar jalannya pertandingan akan tetapi mantan bos Valencia itu merasa amat sangat gembira karena para pemainnya tetap merasa yakin di sepanjang pertandingan, dengan membandingkan gol yang sangat penting tersebut dengan gol yang dicetak oleh Iniesta di babak semi final Liga Champions di Stamford Bridge lima tahun yang lalu yang berhasil mengirim tim asuhan Pep Guardiola melangkah ke babak final.

“Ini unik. Valencia memulai dengan baik dan itu amat sangat sulit. Gol kami mengingatkan saya dengan gol Iniesta di Stamford Bridge.”

“Hari ini keyakinan kami adalah satu-satunya hal yang membuat kami berhasil melalui kesulitan yang kami miliki dalam pertandingan ini. Cara saya merayakan gol itu alami, begitulah bagaimana perayaan tersebut keluar.”

“Saya tidak peduli tentang siapa yang kami lawan di babak final, kami hanya perlu untuk menikmati kesempatan itu. Ini akan menjadi satu pertandingan yang amat sangat indah.”

“Saya berharap Valencia mendapatkan banyak keberuntungan dari sini dan terus bergerak maju. Mereka melakukannya dengan sangat baik dan benar-benar berpartisipasi dalam pertandingan. Saya tidak bisa menempatkan diri saya dengan posisi dari para pemain Valencia. Menjelaskan apa yang telah terjadi itu sangat sulit.”

“Kami pertama kali memasuki kompetisi ini pada tanggal 1 Agustus. Kami telah hidup untuk itu dan kami telah menunjukkan begitu banyak antusiasme.”

Pemain lini tengah yang dipinjam dari QPR yaitu Mbia, yang mencetak gol di ke dua leg babak semi final, mengakui bahwa Valencia membuatnya menjadi sangat sulit bagi tim tamu dan mendedikasikan golnya kepada orang tuanya.

“Itu sangat sulit bagi kami. Kami tahu bahwa itu akan sangat sulit di sini. Meskipun begitu, gol Itu luar biasa. Saya mendedikasikan gol itu untuk keluarga saya, ayah saya dan juga ibu saya karena hidup mereka itu sudah sangat sulit.”