Bola Online Piala Dunia Legenda Kepelatihan Gregg Popovich

Bola Online Piala Dunia Legenda Kepelatihan Gregg Popovich – Gregg Popovich merupakan salah satu pelatih terbaik dalam olahraga apapun. Prestasinya berbicara untuk dirinya sendiri. Dalam 18 musi sebagai pelatih kepala San Antonia Spurs, ia telah mempersembahkan 4 gelar juara serta hanya gagal pada dua musim awal untuk mencapai playoff. Secara kumulatif, ia membawa timnya memperoleh 68.4 persen kemenangan.

Saat memikirkan tentang dominasi dan dinasti dalam NBA, salah satu pemandangan yang akan terpikirkan adalah tentang Spurs masa kini, dengan Popovich sebagai pelatih dan big three nya yang terkenal, Tim Duncan, Manu Ginobili, serta Tony Parker. Popovich juga akan dikenang sebagai motivator yang baik serta pembuat strategi yang pintar. Ia merupakan seseorang yang dihormati, ditakuti, serta dikagumi  dalam waktu yang sama.

Ia telah lama bertahan untuk melihat tim yang ia buat berkompetisi. Sebagai tim dengan pasar yang sempit, Spurs tetap menjadi tim yang kompetitif dengan membangun timnya lewat pemain muda, memaksimalkan potensi pemain, serta mencari harta di liga luar negri. Tiga pemain bintangnya, Duncan, Parker, dan Ginobili, berada di Spurs sejak awal karir NBA mereka. Duncan merupakan pemain yang di ambil dari draft, sedangkan Ginobili dan Parker merupakan pemain luar yang tidak dipercaya oleh organisasi NBA lain.

Setelah pensiun nanti, kehadiran Popovich di NBA akan tetap terasa. Mengapa? Karena banyak pelatih muda yang ingin bekerja bersama Popovich sebelum nantinya akan memegang tim sendiri. Dalam musim ini saja, telah terdapat 13 pelatih atau manajer utama NBA yang pernah bekerja bersama Popovich di San Antonio.

Manajer Oklahoma City Thunder, Sam Presti, yang berhasil membuat tim yang baik tanpa modal banyak serta memungkinkan untuk membuat sebuah dinasti yang mampu menyaingi Spurs belajar banyak dari organisasi Spurs tersebut. Ia bekerja selama tujuh tahun bersama Spurs, sebagai peserta internship dan akhirnya menjadi asisten sebelum pindah ke Oklahoma City sebagai manajer utama. Ia juga mengatakan bahwa Popovich dan manajer umum tim tersebut, R.C. Buford pantas mendapat penghargaan untuk mempertahankan fokusnya selama bertahun-tahun.

Selain itu, mantan asisten Popovich, Mike Budenholzer, merupakan salah satu orang yang berkontribusi pada keberhasilan San Antonio Spurs. Setelah mempelajari banyak hal, kini ia mulai membangun timnya sendiri di Atlanta Hawks berdasarkan prinsip yang sama dengan Spurs. Menurut Budenholzer, sistem spurs dapat bekerja karena menuntut partisipasi pemainnya. Dengan mendengan dan menghargai pendapat pemain, seluruh pemain dan kepelatihan akan komit serta ikut terlibat dalam pembangunan tim.

Popovich merupakan pelatih yang membawa budaya tanpa ego di San Antonio. Ia menekankan prinsip permainan tim dan membuat setiap pemain bertanggung jawab, tidak ada pemain manapun yang mendapat hak lebih. Penampilan indah timnya yang kini banyak diikuti tim lain merupakan hal yang menakjubkan untuk NBA secara keseluruhan. Oleh karena itu, NBA juga perlu berterimakasih atas jasa Gregg Popovich, pelatih legendaris.