Agen Judi Pemain Sepakbola Yang Meninggal di Lapangan

Agen Judi Pemain Sepakbola Yang Meninggal di LapanganAgen Judi – Kekurangan fisik yang paling sulit dideteksi adalah adanya masalah dan kelainan pada jantung. Diantaranya adalah kelainan bawaan yang sulit untuk disembuhkan. 14 April 2012 yang lalu, dunia dikejutkan insiden yang menimpa Piermario Morosini. Pemain yang bermain sebagai gelandang tersebut tiba-tiba tersungkur di lapangan pada menit ke 33. Morosini  langsung dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak bisa ditolong dan meninggal di perjalanan menuju rumah sakit.

Ketika dia meninggal, umutnya masih sangat muda, yaitu 25 tahun. Sesudah diotopsi, akhirnya diketahui bahwa Morosini meninggal karena penyakit jantung bawaan, yaitu arrhythmogenic cardiomyopathy. Kasus tersebut bukan yang pertama kalinya terjadi di lapangan. Berikut adalah beberapa pemain yang menghembuskan nafas terakhir saat bertanding di lapangan.

1. Eri Irianto. Pemain gelandang yang dikenal dengan tendangan geledeknya tersebut meninggal di usia 26 tahun. Saat itu dia sedang bermain dalam laga antara Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta pada 3 April 2000 yang lalu. Dia didiagnosa terkena serangan jantung saat beraksi.

Pada musim 1994-1995, Eri Irianto mengawali karier di Petrokimia Putra. Dia juga sempat bergabung dengan salah satu klub Malaysia yaitu Kuala Lumpur FA.  Dia tercatat mempunyai caps 10 kali bersama Timnas Indonesia dan menorehkan tiga gol. Persebaya mengistirahatkan nomor punggung 19 untuk menghormati Eri.

2. Marc-Vivien Foe. Foe adalah pemain tengah asal Kamerun yang meninggal diatas lapangan sesudah memasuki era baru sepakbola Eropa. Kejadian tersebut berlangsung pada 26 Juni 2003. Pada saat itu, dia memperkat Kamerun saat melawan Kolombia di babak semifinal Piala Konfederasi. Dia tiba-tiba terjatuh pada menit ke-72 dan meninggal sesudah dilakukan penanganan oleh tim medis selama 45 menit – Agen Judi.

Dalam istilah medis, dia meninggal karena jenis penyakit yang disebut hypertrophic cardiomyopathy. Penyakit ini adalah salah satu jenis penyakit jantung yang sering menjadi penyebab atlet meninggal secara mendadak. Untuk menghormatinya, Manchester City dan Timnas Kamerun akhirnya mempensiunkan nomor 23, nomor yang biasa dia pakai.

3. Miklos Feher. Striker ini meninggal dunia pada saat bertanding di Liga Portugal di Guimares pada 25 Januari 2004 yang lalu. Dia pingsan pada saat menjelang permainan berakhir pada saat melawan tim Victoria Guimaraes. Pemain berumur 24 tahun itu meninggal karena serangan jantung sesuai dengan kepastian Dokter.

Miklos Feher sempat dibawa ke rumah sakit. Namun Feher mengembuskan napas ketika tiba di rumah sakit. Pihak Benfica Hungarian International mengatakan bahwa Feher hanya bermain selama 60 menit. Ketika menundukkan kepala, pemain yang lahir pada 20 Juli 1979 tersebut jatuh ke belakang dan pingsan.

4. Antonio Puerta. Puerta meninggal karena serangan jantung di musim 2007/2008 pada partai pembuka La Liga. Pemain berumur 22 tahun tersebut kehilangan kesadaran di menit ke 35 karena kolaps yang disebabkan serangan jantung. Puerta akhirnya meninggal di rumah sakit pada tanggal 28 Agustus 2007 sesudah tiga hari mendapatkan perawatan di rumah sakit – Agen Judi.

Ditulis oleh Media Judi Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://mediajudi.com/agen-judi-pemain-sepakbola-yang-meninggal-di-lapangan/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.