Agen Judi Keistimewaan Garuda Jaya

Agen Judi Keistimewaan Garuda Jaya

Agen Judi Keistimewaan Garuda Jaya – Timnas U-19 mendapat sorotan yang begitu besar dari publik. Obrolan di jejaring sosial juga semakin menegaskan jika publik memang sangat memperhatikan skuad Garuda Jaya ini. Tim ini diharapkan bisa memberikan berbagai gelar juara yang belum pernah diraih oleh seniornya. Harapan publik sangat besar bagi tim ini karena skuad ini merupakan kerangka tim senior masa depan Indonesia.

Tapi kemudian pertanyaan menarik muncul tentang apa yang menjadikan tim ini berbeda apabila dibandingkan dengan tim senior, timnas U-23, atau timnas kelompok yang lainnya. Sebenarnya tak banyak yang beda antara timnas U-19 ini dengan timnas kelompok yang lain. Dari segi permainan, timnas U-19 masih mengkombinasikan antara umpan pendek dan umpan panjang.

Sisi sayap masih dijadikan andalan untuk membongkar barisan pertahanan lawan. Serangan lewat sayap kanan dan kiri dengan kecepatan sprint pendek masih jadi andalan dan letak kekuatan sepak bola Indonesia. Secara umum tim yang diasuh oleh Indra Sjafri ini tidak memiliki gaya bermain yang berbeda dengan timnas kelompok yang lain.

Tim ini mempunyai Evan Dimas dan memiliki kemampuan untuk memberikan umpan yang baik. Indra Sjafri layak bersyukur mempunyai pemain seperti Evan Dimas. Evan Dimas adalah kapten Garuda Muda yang menjadi juara HKFA International Youth Invitation Tournament di Hongkong tahun 2012 yang lalu.

Evan jadi jawaban atas kurangnya pemain dengan tipe playmaker. Dia berhasil menjadi jenderal lapangan tengah yang bisa mengatur serangan dengan begitu baik. Evan Dimas mengatur serangan dari lini bawah. Apabila ada kesempatan Evan juga bisa melakukan penyelesai akhir yang gemilang.

Peran penting Evan Dimas tidak menghapus peran pemain yang lain. Banyak pemain muda berbakat di tim U-19 ini. Salah satu pemain yang tidak bisa disepelekan adalah Hargianto. Hargianto bisa menyeimbangkan permainan dalam tim dengan akurasi umpan yang cukup bagus.

Torehan yang dicatatkan oleh Hargianto sejauh ini menunjukkan jika dia layak jadi tumpuan untuk menghalau serangan lawan. Sementara itu di lini belakang ada Muhammad Sahrul Kurniawan dan Hansamu Yama. Sedangkan Fatchu Rochman serta Putu Gede yang ada di sisi sayap rajin untuk membantu serangan.

Tak ada penyerang yang menonjol yang jadi pencetak gol paling banyak, namun disitulah letak kekuatannya. Setiap pemain penyerang mempunyai kemampuan yang sama untuk mengancam lawan. Pilihan bagi lini depan sangat bervariasi yang memudahkan pelatih Indra Sjafri merancang strategi.

Keistimewaan lain dari tim ini adalah ketahanan fisik. Secara keseluruhan yang menjadi kekurangan tim adalah ketahanan fisik dan mental. Setiap memasuki pertengahan babak yang kedua fisik pemain telah menurun. Cuma satu atau dua pemain yang masih dalam kondisi fisik yang baik.

Jadwal yang terlalu dekat antara tiap pertandingan juga dituding sebagai salah satu penyebab. Untuk itu Indra Sjafri harus pintar-pintar melakukan rotasi. Sejauh ini Indra Sjafri melakukan rotasi untuk memberi istirahat ditengah jadwal yang begitu padat. Di masa depan pemain yang jadi harapan di masa depan perlu untuk meningkatkan standar fisik mereka Agen Judi.