Agen Judi Barisan Tembok Baja Italia Yang Hilang

Agen Judi Barisan Tembok Baja Italia Yang Hilang

Agen Judi Barisan Tembok Baja Italia Yang Hilang – Italia merupakan negara sepakbola yang sangat identik dengan sistem pertahanan yang disebut Catenaccio. Italia seperti tidak pernah berhenti melahirkan bek-bek tangguh selama bertahun-tahun. Tapi akhir-akhir ini, barisan pertahanan yang seperti tembok baja asli Italia tersebut mulai menghilang dari peredaran dan Calcio justu berganti oleh sederet difensore yang handal dari luar.

Sampai giornata ke 7 di musim ini, dengan melihat statistik cuma ada tiga Italiano dalam 10 besar pemain bek yang mempunyai rating performa terbaik di Serie A Itali. Sedangkan sisanya merupakan pemain luar, termasuk juga Hugo Campagnaro dari Argentina yang ada di posisi puncak. Padahal negara Italia terkenal merupakan gudang difensore papan atas.

Sepanjang masa selalu saja ada bintang di lini belakang dari Italia, yang tidak cuma mendapat respek di negeri mereka sendiri tapi juga di seluruh Eropa, juga dunia. Nama Fabio Cannavaro dan Alessandro Nesta merupakan bek tangguh dari Italia. Tapi sejak dua nama tersebut menghilang dari Serie A, seolah roda regenerasi bek tangguh di Italia berjalan begitu lambat. Hal inipun memberi dampak pada tim nasional Italia.

Pelatih Azzurri yaitu Cesare Prandelli pun mempunyai pilihan yang begitu terbatas untuk membangun tim dengan barisan belakang sekuat baja. Prandelli cuma mempunyai satu sumber pemain, yakni Juventus. Juventus mempunyai empat bek sentral paling baik di Italia yaitu pada diri Andrea Barzagli, dan Leonardo Bonucci, Angelo Ogbonna serta Giorgio Chiellini.

Untuk Prandelli, mencari bek yang handal selain dari Juventus bukan hal yang gampang. Hal ini karena, klub-klub itu saat ini lebih mengandalkan pemain dari luar Italia untuk mengawal lini pertahanan. Mulai dari AC Milan yang bergantug pada Philippe Mexes dari Prancis dan Cristian Zapata dari Kolombia.

Inter Milan bergantung pada dua pemai dari Amerika Latin, yaitu Campagnaro dan Juan Jesus dari Brasil. Satu-satunya pemain Italia adalah Andrea Ranocchia. Hal yang sama juga terjadi pada AS yang mengandalkan pemain luar untuk menjaga barisan pertahanan yaitu Leandro Castan dari Brasil dan Mehdi Benatia dari Maroko.

Napoli sendiri juga sama. Raul Albiol dari Spanyol dan Miguel Britos dari Uruguay ada di starting lineup. Fiorentina juga mempunyai kasus yang sama dengan mengutamakan Gonzalo Rodriguez dari Argentina dan Stefan Savic dari Montenegro.

Untuk Italia, sebagai negara yang dikenal dengan pertahanannya yang seperti baja yang bisa meredam hampir seluruh jenis serangan lawan, kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Alessandro Lucarelli yang dimiliki oleh Parma dan Guglielmo Stendardo milik Atalanta memang pemain dengan performa yang cemerlang jika melihat grafik tersebut. Namun, mereka saat ini telah berusia di atas 30 tahun. Untuk regenerasi, klub-klub asal Italia harus segera memberi porsi lebih banyak sebagai starter pada para talenta muda mereka Agen Judi.